Saat Kau Sebut Namaku

Bismillah

Dayung-dayung kapalku telah patah

Aku tak bisa lagi arungi subuh-subuh hidup ini

Setelah mega merah pergi,

Meninggalkan siluet harapan di dalam hati

Membiarkannya terjual oleh waktu

Sadarlah…

Bahwa kaulah orang

Yang ku maksud dalam puisi ini

Biarkan aku berada dalam keheninganmu

Terbuai oleh melodi hati

Biarkan aku nikmati detak jantungmu

Yang berdegup tak beraturan

Saat kau sebut namaku…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: