Kau selalu di hatiku

Kamu mungkin jauh dari tatapanku, tapi tidak di hatiku

Kamu mungkin jauh dari jangkauanku, tapi tidak di pikiranku

Aku mungkin tak ada artinya bagi kamu

Tetapi kamu selalu istimewa bagiku

Ini adalah kiriman sahabat terbaikku… Cahaya Keutamaan….

Ukhti…

Meski kita berpisah, aku tak akan melupakan semua kebaikan yang telah kau berikan padaku. Kau-lah sahabat sejati yang dikirimkan Allah untukku.

Masih ku ingat saat ku jadikan dirimu sebagai tumpahan ceritaku, tentunya setelah Allah…

Kau juga lah yang memberiku semangat saat semangat itu sempat menurun drastis…

Kau mengatakan sesuatu yang benar untuk membuatku jadi lebih baik meski kau tahu sebagian kata-katamu sebenarnya menyakiti hatiku…

Kau juga mendukungku dan membantuku bila ku berbuat sesuatu yang Allah ridhai…

Ya Allah, Engkau memisahkanku darinya sekarang…

Aku berharap perpisahan dan pertemuan kami hanya-lah untuk-Mu,

sehingga perpisahan yang sebentar ini akan Kau ganti dengan pertemuan yang manis selama-lamanya di jannah nanti…

sehingga persahabatan ini akan menjadikan kami mendapatkan naungan-Mu di hari yang tak ada naungan selain naungan-Mu…

Amin ya Rabbal ‘Alamin…

Bila membaca kata-katanya, aku jadi ingat seseorang nun jauh di sana…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: