penyejuk hati

Blog ini lebih mirip dengan catatan harian. Tapi tenang saja. Aku tak akan menulis sesuatu yang tidak bermanfaat di sini. Mungkin bagi sebagian orang, ini blog nggak berbobot. Tetapi aku yakin, hanya orang yang berhati lembutlah yang dapat mengerti arti setiap goresan hitam dalam lembaran putih ini.

aku punya seorang teman. Dia begitu menawan. aku tidak sedang berbicara tentang keindahan zhahir. Tetapi tentang keindahan yang tak kan pernah mengecewakan: keindahan batin. Sungguh, dia begitu menarik hati ini.

Dia adalah seorang perempuan yang di balik zhahirnya yang sangat sederhana, mampu menyilaukan setiap hati yang bertaut pada Allah… Dia korbankan sebagian waktunya untuk menghafal Al-Qur`an (sesuatu yang sudah jadi mimpiku, tetapi Allah belum mengizinkannya). Dia hidupkan malamnya dengan shalat malam, tilawah dan hafalan… dia adalah seseorang yang membuatku malu, karena aku hanya banyak dari segi ilmu tetapi sedikit dari segi amal (ya Allah, maafkanlah…), dia begitu qana`ah dengan apa yang dimilikinya, membantu tanpa pamrih, aktif dalam banyak kajian dan amal shalih, sangat menjaga diri dan kesucian hatinya, dia betul-betul penyejuk hati. Sungguh beruntung suami dan anaknya kelak…..

Dia pernah bilang padaku, bahwa untuk menghafal Al-Qur`an, kita perlu KEIKHLASAN.

Juga merendahkan dirinya saat ku puji dengan mengatakan bahwa aku pandai berbahasa Arab dan baca kitab gundul (satu hal yang ku anggap biasa saja, ternyata merupakan kelebihan diriku, ya Allah, maafkan aku karena aku tak bersyukur)

Dia juga pernah menasehatiku bahwa setiap lelaki punya potensi untuk jadi buaya. punya potensi untuk menggoda wanita. sealim apapun dia. Mereka juga manusia yang tidak pernah lepas dari godaan syaithan. Hanya orang yang datang ke rumah kitalah yang betul-betul ingin melepaskan diri dari potensi jadi buaya itu. maka orang itulah yang selayaknya kita layani.

Kata-kata itu akan terus aku ingat. Akan aku tanam dalam hati dan pikiranku. Sebab itu akan menjadi tameng untuk kehidupan yang penuh tebakan ini…

Ya Allah, aku memohon kepada-Mu agar Engkau mengumpulkan diriku bersama orang-orang yang sangat mencintai-Mu, yang kecintaannya terhadap-Mu begitu besar, sehingga cintaku pada-Mu akan terus pasang, tak pernah surut… Rindukan aku selalu dengan ridha-Mu, karena tanpanya, aku akan mati dalam pilu….

Amin ya Rabbal ‘Alamin.

Iklan

2 responses to this post.

  1. Posted by annisa1 on Agustus 12, 2010 at 4:10 am

    Bismillah. Ukhti, barangkali yang menghalangi seseorang mencapai cita-citanya adalah keikhlasan… Keikhlasan begitu amat penting dan perlu dijaga hingga akhir hayat.

    Balas

  2. Semoga Allah memudahkan saya untuk selalu menuai keridhaan-Nya dengan jalan apapun yang meridhakan-Nya pula, termasuk keikhlasan.
    Semoga saya bisa membuktikan kata-kata saya, bahwa saya mencintai Allah di atas segalanya.
    Mohon doa antum.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: